PORTALBERITALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Program pinjaman UMKM bunga 0 persen yang digulirkan Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai berjalan, namun realisasinya masih terbatas. Dari ratusan pelaku usaha yang diajukan, baru belasan yang dinyatakan lolos verifikasi perbankan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan sekitar 240 UMKM ke bank untuk memperoleh fasilitas pinjaman tanpa bunga tersebut.
“Yang sudah dinyatakan lolos dan bisa dicairkan itu sekitar 11 sampai 18 UMKM,” kata Riana.
Menurutnya, kendala utama berasal dari sistem pengecekan riwayat kredit melalui SLIK OJK. Banyak pelaku UMKM yang masih memiliki pinjaman aktif di bank lain sehingga tidak memenuhi persyaratan perbankan.
Selain itu, terdapat pula kendala administratif seperti ketidaksesuaian alamat dan dokumen usaha.
Padahal, Pemkot telah menyiapkan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk program ini. Setiap pelaku usaha berkesempatan memperoleh pinjaman hingga Rp50 juta, dengan skema tanpa bunga.
Riana menegaskan bahwa seleksi dilakukan secara ketat. Dinas memastikan usaha yang diajukan benar-benar ada dan aktif, bukan sekadar pengajuan berkas.
“UMKM mengajukan ke dinas dengan melengkapi KTP, NIB, dan NPWP. Setelah kita seleksi dan verifikasi, baru kita ajukan ke bank,” jelasnya.
Ia berharap pelaku UMKM yang ingin memanfaatkan program ini memastikan kondisi kreditnya bersih agar tidak terkendala saat proses verifikasi perbankan. (*)












