Musda ORASKI SB Lampung Tetapkan Julian Fajri sebagai Ketua Baru, Fokus Kesejahteraan Anggota

PORTALBERITALAMPUNG.COM, LAMPUNG (SMSI) – Musyawarah Daerah DPD ORASKI SB Provinsi Lampung yang digelar Kamis, 12 Februari 2026, menjadi momentum penting konsolidasi organisasi. Dalam forum tersebut, Julian Fajri resmi ditetapkan sebagai Ketua periode 2026–2031 secara aklamasi.

Kegiatan berlangsung di Sekretariat DPD ORASKI Provinsi Lampung, Way Halim, Kota Bandar Lampung, dengan dihadiri pengurus serta perwakilan anggota. Sidang Musda dipimpin Davit dan Alfi yang memandu jalannya forum hingga penetapan ketua terpilih.

Julian menggantikan Husni Thamrin yang telah memimpin organisasi sejak awal berdirinya ORASKI Lampung pada 2022. Dalam laporan pertanggungjawaban, Husni menyampaikan bahwa masa awal kepengurusan merupakan periode penuh tantangan, terutama karena regulasi angkutan sewa khusus di Lampung saat itu belum memiliki kejelasan.

Menurutnya, titik terang baru muncul pada 2024 ketika terbit Peraturan Daerah Provinsi Lampung sebagai aturan turunan dari Peraturan Menteri yang secara spesifik mengatur transportasi online.

“Ini menjadi landasan penting bagi keberlanjutan organisasi dan kepastian bagi driver online,” ujarnya.

Husni juga memaparkan beberapa langkah strategis yang telah dilakukan, termasuk membangun kerja sama agar anggota ORASKI dapat beroperasi di kawasan bandara. Ia berharap akses tersebut nantinya diperluas hingga kendaraan roda dua dan layanan dalam kota.

Tak hanya itu, isu kendaraan listrik juga menjadi perhatian organisasi. Husni mendorong pemanfaatan mobil dan motor listrik sebagai kendaraan operasional anggota, sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan transportasi ramah lingkungan.

Sebagai ketua terpilih, Julian Fajri menyampaikan tekadnya untuk membawa ORASKI SB Lampung menjadi organisasi yang semakin kuat dan profesional.

“ORASKI harus menjadi organisasi besar, solid, dan mampu menghadirkan kesejahteraan bersama bagi seluruh anggota,” tegasnya.

Julian menilai ORASKI SB memiliki peran strategis, bukan hanya mempererat solidaritas antar driver, tetapi juga menjadi wadah resmi untuk memperjuangkan hak serta meningkatkan kesejahteraan anggota melalui program yang terarah.

Musda ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi internal organisasi, memperluas jaringan kerja sama, dan meningkatkan profesionalisme anggota dalam menghadapi dinamika industri transportasi online yang terus berkembang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *