PORTALBERITALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Sepanjang 2025, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung berhasil menemukan 333 kasus baru HIV dari hasil skrining terhadap 35.698 warga.
Jumlah pemeriksaan tersebut melampaui target nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebesar 30.108 orang. Dengan capaian 115 persen, Bandar Lampung dinilai berhasil memenuhi bahkan melampaui target deteksi dini.
Muhtadi Arsyad Temenggung menyebutkan, dari total warga yang menjalani tes, sekitar 0,9 persen dinyatakan positif HIV.
“Realisasi skrining kita sudah melebihi target. Ini bentuk komitmen kami dalam deteksi dini dan pengendalian HIV,” katanya.
Skrining dilakukan terhadap kelompok prioritas SPM, termasuk ibu hamil yang menjadi fokus utama sebagai upaya pencegahan penularan dari ibu ke anak.
Selain itu, pemeriksaan juga menyasar penderita TBC, IMS, pekerja seks, LSL, waria, pengguna narkoba, hingga warga binaan lapas.
Bagi pasien positif, pengobatan ARV langsung diberikan. Layanan terapi ini kini dapat diakses di 31 puskesmas di Kota Bandar Lampung.
Dinkes menegaskan bahwa penanggulangan HIV tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. (*)












