PORTALBERITALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengimbau para orangtua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak guna mengantisipasi kecanduan permainan daring seperti Roblox dan game online lainnya.
Imbauan ini disampaikan seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap anak-anak yang menghabiskan waktu berlebihan di depan gawai.
Kepala Dinas PPPA Kota Bandar Lampung, Maryamah, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah edukatif kepada anak maupun orangtua terkait dampak negatif kecanduan game.
“Kami fokus pada edukasi kepada anak dan orangtua tentang cara bermain game yang aman serta pentingnya pengawasan dari keluarga,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
Menurutnya, fenomena kecanduan game pada anak saat ini mulai memasuki tahap yang mengkhawatirkan. Oleh karena itu, peran orangtua dan guru menjadi sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak, baik di rumah maupun di sekolah.
“Peran orangtua dan guru sangat penting dalam pengawasan terhadap anak, apalagi sekarang sudah ada yang sampai ke tahap kecanduan,” jelasnya.
Selain edukasi, Dinas PPPA juga mendorong pengelola platform permainan daring untuk memperkuat sistem keamanan agar lebih ramah anak, mengingat penggunaan gawai telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Maryamah menegaskan bahwa pengawasan tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak sekolah, melainkan harus melibatkan keluarga dan lingkungan sekitar.
“Kami sudah bekerja sama dengan pihak sekolah untuk membatasi penggunaan HP di sekolah. Namun waktu anak lebih banyak di rumah, jadi orangtua juga harus ikut mengawasi,” tegasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga, diharapkan dampak negatif kecanduan game terhadap tumbuh kembang anak dapat dicegah sejak dini serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif. (*)












