PORTALBERITALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyiapkan langkah besar di sektor infrastruktur pada tahun 2026 dengan menargetkan perbaikan 200 ruas jalan lingkungan serta pembenahan sejumlah jalan protokol.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan bahwa program ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
Sejumlah ruas jalan juga akan ditingkatkan kualitasnya menggunakan sistem rigid beton, terutama pada jalur dengan tingkat lalu lintas tinggi.
Adapun titik prioritas perbaikan meliputi Jalan Pulau Singkep dan Jalan Batu Suluh, Jalan R.A. Basyid dan Jalan Ratu Dibalau, hingga Jalan Letkol Endro Suratmin dan Jalan Pulau Pisang.
Eva Dwiana menegaskan, perbaikan tidak hanya dilakukan pada jalan milik pemerintah kota, tetapi juga mencakup jalan berstatus provinsi apabila kondisinya rusak dan digunakan masyarakat.
“Bagi Bunda Eva, kita tidak lagi melihat ini jalan milik siapa atau kewenangan siapa. Jika rusak dan dilalui warga Bandar Lampung, Pemkot harus hadir,” tegasnya.
Selain perbaikan jalan, pemerintah juga akan melakukan penataan wajah kota melalui revitalisasi pedestrian di sejumlah ruas protokol.
Di antaranya Jalan Sultan Agung, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Jenderal Sudirman, serta Jalan Ahmad Yani yang akan dipercantik guna mendukung kenyamanan pejalan kaki.
Tak hanya itu, tiga jembatan strategis juga menjadi prioritas revitalisasi untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, yakni Jembatan Kampung Pancasila, Jembatan Kampung Kihung, dan Jembatan Umbul Kunci.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap pembangunan infrastruktur tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (*)












