PORTALBERITALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan dengan total nilai sekitar Rp1,9 miliar untuk mendukung kebutuhan rumah ibadah dan perkumpulan penyandang tuna netra.
Bantuan tersebut diberikan kepada sekitar 40 penerima yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung. Besaran dana yang diterima setiap penerima disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Masjid Al-Amin menjadi salah satu penerima dengan bantuan sebesar Rp200 juta. Dana tersebut diberikan untuk mendukung kelanjutan pembangunan masjid yang hingga kini masih berlangsung.
Selain itu, sejumlah mushola memperoleh bantuan sekitar Rp20 juta. Sementara perkumpulan penyandang tuna netra mendapatkan bantuan sebesar Rp30 juta.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kita memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa digunakan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Eva.
Menurut Eva, bantuan tidak hanya diberikan kepada satu kelompok atau satu jenis rumah ibadah. Pemerintah juga menyalurkannya kepada rumah ibadah dari berbagai agama.
Hal tersebut, kata dia, menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menjaga kerukunan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat secara luas.
Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu mempercepat pembangunan maupun renovasi rumah ibadah serta menunjang berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Di sisi lain, bantuan kepada perkumpulan tuna netra diharapkan dapat mendukung kegiatan dan kebutuhan organisasi dalam memberikan manfaat bagi para anggotanya.
Pemerintah Kota Bandar Lampung juga akan terus memantau penggunaan dan kebutuhan para penerima bantuan. Tidak menutup kemungkinan bantuan kembali disalurkan pada tahap berikutnya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.
Warga Kedamaian, Baihaki, mengapresiasi bantuan yang diberikan pemerintah. Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut sehingga kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan dapat terbantu. (*)












