PORTALBERITALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan beras kepada 96 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bentuk dukungan pemerintah di tengah tingginya harga kebutuhan pangan.
Bantuan yang bersumber dari Badan Pangan Nasional tersebut diberikan masing-masing sebanyak 30 kilogram beras kepada setiap keluarga penerima manfaat.
Penyaluran bantuan ini dinilai dapat membantu mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Terlebih, harga beras di pasaran masih berada pada level yang cukup tinggi.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan pemerintah berupaya memastikan bantuan pangan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kita berharap bantuan beras ini bisa membantu masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat. Dengan adanya bantuan ini, kebutuhan pangan mereka bisa sedikit terbantu,” kata Eva.
Menurutnya, pemerintah daerah juga terus memperhatikan perkembangan harga kebutuhan pokok. Langkah tersebut dilakukan agar kondisi harga pangan tidak semakin membebani masyarakat.
Harga beras di pasaran saat ini mencapai sekitar Rp140 ribu untuk kemasan 10 kilogram. Kondisi tersebut membuat bantuan pangan menjadi penting, terutama bagi keluarga yang harus mengatur pengeluaran rumah tangga secara ketat.
Eva menambahkan, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus melakukan pemantauan terhadap harga kebutuhan pokok dan mendorong berbagai upaya pengendalian harga.
Dengan penyaluran 30 kilogram beras untuk masing-masing penerima, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah tingginya harga beras. (*)












