Kecelakaan Beruntun di Pringsewu Tewaskan Dua Pelajar, Truk Fuso Diduga Rem Blong

PORTALBERITALAMPUNG.COM, PRINGSEWU (SMSI) – Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Pekon Podosari, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Minggu (11/10/2026) siang. Insiden tersebut merenggut nyawa dua pelajar SMP dan menyebabkan seorang pelajar lainnya mengalami luka berat.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB itu melibatkan sebuah truk Fuso bermuatan pasir, dua minibus, serta dua sepeda motor. Dugaan sementara, truk mengalami gangguan pengereman saat melintasi jalan menurun.

Kasat Lantas Polres Pringsewu Iptu Adi Wibowo mengatakan, dua korban meninggal dunia masing-masing bernama Zain (13), warga Pekon Bandung Baru, dan Bintang (14), warga Kecamatan Kalirejo. Keduanya meninggal di lokasi kejadian akibat luka parah.

Sementara itu, M Rayhan (14), yang juga berasal dari Kecamatan Kalirejo, mengalami luka berat. Ketiga korban yang masih berstatus pelajar tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Husada untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan bermula ketika truk Fuso bernomor polisi BE 8412 AUH melaju dari arah Sukoharjo menuju Pringsewu. Saat melewati jalan menurun di lokasi kejadian, kendaraan berat tersebut diduga mengalami masalah pada sistem pengereman hingga sulit dikendalikan.

Truk kemudian menabrak sejumlah kendaraan di depannya. Sepeda motor Yamaha Mio yang ditumpangi tiga remaja bahkan dilaporkan terseret hingga puluhan meter akibat benturan tersebut.

Tabrakan beruntun itu turut melibatkan dua minibus dan satu sepeda motor lainnya. Benturan keras menyebabkan sejumlah kendaraan terdampak dalam insiden yang berujung pada jatuhnya korban jiwa tersebut.

Usai kecelakaan, pengemudi truk Fuso dilaporkan meninggalkan lokasi kejadian. Polisi kini menyelidiki keberadaan pengemudi sekaligus mendalami kronologi dan faktor yang menyebabkan kecelakaan.

Iptu Adi Wibowo mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan untuk mengungkap penyebab pasti peristiwa tersebut, termasuk memeriksa dugaan gangguan pada sistem pengereman truk.

“Pengemudi truk masih kami selidiki. Kami juga masih mendalami penyebab kecelakaan dan mengumpulkan keterangan terkait peristiwa ini,” kata Adi.

Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan rangkaian kejadian serta faktor yang menyebabkan truk menabrak kendaraan lain. Polisi juga mendalami dugaan rem bermasalah dan menelusuri keberadaan pengemudi yang meninggalkan lokasi setelah kecelakaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *