Pria 29 Tahun Tewas di Way Kanan, Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan

PORTALBERITALAMPUNG.COM, WAY KANAN (SMSI) – Kepolisian menyelidiki kematian seorang pria berinisial R (29) yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka di kawasan Letter S Buana Jaya HTI Register 44, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Minggu (25/10/2026) malam. Dugaan sementara, luka pada tubuh korban berkaitan dengan penggunaan senjata tajam.

Korban diketahui berasal dari Dusun Talang Gunung, Desa Talang Gunung, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Way Kanan. Jasadnya ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB dalam kondisi bersimbah darah.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kepolisian telah menerima laporan penemuan korban dan langsung melakukan penanganan di lokasi.

“Benar, telah ditemukan seorang pria meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah sekitar pukul 19.00 WIB,” kata Yuni saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).

Setelah menerima informasi, petugas kepolisian bersama tim Inafis Satreskrim Polres Way Kanan mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Pemeriksaan awal menemukan sejumlah luka pada tubuh korban.

Luka tersebut berada di bagian pipi kanan, leher, pundak kanan, serta luka robek pada jari kelingking kiri. Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan luka-luka itu diduga akibat senjata tajam.

“Petugas bersama tenaga medis mendatangi lokasi kejadian dan membawa korban ke Puskesmas Kampung Gisting Jaya. Hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka diduga akibat senjata tajam pada tubuh korban,” ujar Yuni.

Dalam proses penyelidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang ditemukan dan diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain pakaian, ikat pinggang, korek api, alat cukur, botol parfum, sweater hitam, dan helm hitam.

Penyidik masih meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui rangkaian kejadian serta mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban. Polisi juga mendalami dugaan penganiayaan dan motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

Yuni mengatakan, penyelidikan masih berlangsung dan kepolisian akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah memperoleh informasi tambahan.

“Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal tersebut. Mohon waktu dan doanya, perkembangan lebih lanjut nanti akan kami sampaikan,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *