PORTALBERITALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Pemerintah Kota Bandar Lampung terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dengan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai keagamaan anak.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Hal itu disampaikannya setelah mengikuti Sidang Tahunan MPR RI secara daring dari Ruang Sidang DPRD Kota Bandar Lampung, Jumat (14/8/2026).
Menurut Eva, kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan pembentukan moral dan akhlak. Anak-anak juga membutuhkan pembinaan yang dapat membentuk sikap serta kepribadian sejak usia dini.
“Kita ingin anak-anak Bandar Lampung terus mendapatkan pendidikan dan pembinaan, baik dari sisi ilmu pengetahuan, karakter, maupun nilai-nilai keagamaan,” kata Eva.
Ia menilai guru dan tenaga pendidik memiliki peran strategis dalam proses pembentukan karakter peserta didik. Pendidikan agama juga dinilai perlu diberikan secara berkelanjutan sebagai salah satu fondasi dalam membangun perilaku dan kepribadian anak.
Eva menyebut upaya tersebut membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua harus saling berkoordinasi agar perkembangan pendidikan anak tidak hanya menghasilkan prestasi di bidang akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki karakter dan akhlak baik.
Di samping pembinaan karakter, Pemkot Bandar Lampung juga berupaya memastikan persoalan ekonomi tidak menjadi penghambat bagi anak untuk memperoleh pendidikan.
Salah satu program yang dijalankan yakni pemberian perlengkapan sekolah secara gratis bagi siswa SD dan SMP. Bantuan tersebut berupa sejumlah kebutuhan sekolah, di antaranya seragam, tas, dan sepatu.
Pemberian perlengkapan sekolah tersebut diharapkan dapat meringankan pengeluaran keluarga sekaligus membantu siswa mengikuti kegiatan belajar dengan kebutuhan yang memadai.
Eva menegaskan pemerintah daerah terus berupaya memberikan akses pendidikan bagi seluruh anak di Bandar Lampung. Ia berharap tidak ada peserta didik yang harus berhenti sekolah karena terkendala biaya.
“Harapannya tidak ada anak-anak kita yang putus sekolah. Mereka harus terus dibina agar memiliki ilmu, karakter, dan nilai keagamaan yang baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tegasnya.
Menurut Eva, pendidikan yang berkualitas pada akhirnya tidak hanya melahirkan anak-anak dengan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga generasi yang memiliki karakter, akhlak, serta nilai keagamaan sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat. (*)












