PORTALBERITALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik Lampung 2026 yang digelar pada 11–12 April di Kolam Renang Pahoman masih menjadi perbincangan publik. Menanggapi berbagai sorotan, panitia memastikan bahwa distribusi medali kepada peserta kini telah mulai dilakukan.
Perwakilan panitia, Decky Octoria, menyampaikan bahwa keterlambatan yang sempat terjadi telah ditindaklanjuti dan proses pengiriman medali sedang berjalan secara bertahap.
Ia menjelaskan, medali kini mulai didistribusikan kepada seluruh peserta, baik yang berasal dari Bandar Lampung maupun luar daerah.
“Per hari ini, medali sudah kami kirimkan secara bertahap kepada para peserta,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Sebelumnya, sejumlah peserta terutama pada kategori Fun Swimming mengeluhkan belum diterimanya medali hingga kegiatan berakhir. Padahal, setiap peserta telah membayar biaya pendaftaran sebesar Rp85.000 per nomor yang mencakup medali dan sertifikat.
Kondisi tersebut sempat memicu kekecewaan, khususnya dari orang tua peserta yang menyebut anak mereka tidak mendapatkan medali meskipun mengikuti lebih dari satu nomor perlombaan.
Menanggapi hal tersebut, panitia menyatakan telah melakukan langkah percepatan distribusi sebagai bentuk tanggung jawab kepada peserta.
Di sisi lain, panitia juga menyoroti pentingnya penyampaian informasi yang utuh kepada publik. Menurutnya, pemberitaan yang tidak lengkap berpotensi menimbulkan persepsi yang kurang tepat di masyarakat.
“Kami berharap informasi yang disampaikan dapat dikonfirmasi terlebih dahulu, sehingga masyarakat menerima gambaran yang utuh,” kata Decky.
Panitia sebelumnya juga telah menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan distribusi medali. Klarifikasi ini sekaligus menjadi penegasan bahwa proses penyaluran kini tengah berlangsung dan diharapkan segera diterima seluruh peserta. (*)












