Dibatasi 3.000 Penerima, MBG di SDN 2 Sukarame Dialihkan ke Dapur Baru

PORTALBERITALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 2 Sukarame, Kota Bandar Lampung, belum kembali berjalan sejak awal tahun 2026. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua siswa yang sebelumnya merasakan manfaat program tersebut.

Kepala SPPG Sukarame 1, Qalbina Rifka, menjelaskan bahwa penghentian sementara terjadi karena adanya perubahan petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional. Aturan terbaru membatasi jumlah penerima manfaat maksimal 3.000 orang per dapur.

“Sebelumnya kami melayani sekitar 3.400 penerima manfaat. Dengan aturan baru ini, kami harus menyesuaikan,” ujar Qalbina.

Ia menambahkan, anggaran Rp500 juta per dapur hanya mencukupi operasional sekitar dua minggu untuk 3.000 penerima manfaat. Dengan sistem pencairan tahunan, pengelolaan harus lebih ketat agar kualitas tetap terjaga.

Menurutnya, fokus program kini bukan lagi pada jumlah penerima, melainkan pada kualitas makanan dan keberlanjutan operasional dapur. Karena itu, SDN 2 Sukarame akan dialihkan ke dapur baru yang saat ini sedang disiapkan.

Koordinator Kecamatan Sukarame, Makruf, menyatakan kebijakan pembatasan merupakan instruksi dari pemerintah pusat untuk menjaga standar mutu. Ia mengungkapkan, total penerima MBG di Sukarame hampir 20 ribu orang, sementara baru tersedia 10 dapur aktif.

Kepala SDN 2 Sukarame, Erdi Hadstuty, sebelumnya menyampaikan bahwa sekolahnya menjadi salah satu penerima awal MBG pada April 2025 melalui Dapur Ombai. Namun sejak Januari 2026, distribusi belum kembali dilaksanakan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *