BPBD Bandar Lampung Tangani Tembok Roboh Akibat Luapan Sungai di Kedamaian

PORTALBERITALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung menangani insiden runtuhnya tembok bangunan akibat tingginya debit air sungai di Jalan Antasari, Kecamatan Kedamaian, Minggu malam.

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Bandar Lampung sejak sore hari, yang menyebabkan peningkatan debit air sungai secara signifikan.

Tembok sepanjang kurang lebih tujuh meter dilaporkan roboh karena tidak mampu menahan derasnya arus air. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerusakan material cukup terlihat di lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengungkapkan bahwa kejadian serupa juga terjadi beberapa hari sebelumnya di wilayah lain.

Ia menyebutkan, sebuah tembok di Kelurahan Durian Payung, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, juga mengalami longsor akibat kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Menurutnya, BPBD saat ini terus melakukan langkah-langkah penanganan pascabanjir, termasuk normalisasi sungai serta pembersihan drainase di sejumlah titik rawan.

Selain itu, BPBD bersama satgas gabungan yang melibatkan unsur Forkopimda dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan.

Upaya pencegahan juga terus dilakukan, seperti pengerukan sedimentasi dan pembersihan saluran air yang berpotensi tersumbat.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang tinggal di bantaran sungai maupun wilayah rawan longsor.

Hal ini mengingat intensitas hujan di wilayah Kota Bandar Lampung masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan, sehingga risiko bencana hidrometeorologi masih perlu diantisipasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *