PORTALBERITALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Aktivitas tidak biasa terjadi di Jalan Way Sekampung, Pahoman, pada Selasa pagi ketika belasan monyet ekor panjang dan kera memasuki kawasan pemukiman. Kemunculan primata liar ini mengejutkan warga karena jumlahnya cukup banyak dan datang secara bergerombol.
Para hewan tersebut terlihat bergerak lincah di atas atap rumah, menapaki pagar, hingga berpindah dari satu pohon ke pohon lainnya. Sejumlah warga yang melihat kejadian ini dari dekat mengungkapkan bahwa monyet dan kera itu tampak fokus mencari buah-buahan yang tumbuh di lingkungan sekitar.
Beberapa jenis buah seperti bisbul, mengkudu, petai, hingga alpukat menjadi incaran hewan-hewan tersebut. Dalam rekaman warga, terlihat beberapa ekor sibuk mengupas buah, sementara lainnya berperilaku waspada terhadap lingkungan sekitar sebelum mulai makan.

Salah seorang warga menyampaikan bahwa kawanan itu datang sekitar pukul 06.30 WIB dan pergi sekitar setengah jam kemudian. Meski sempat membuat resah, perilaku monyet dan kera tersebut tidak agresif dan tidak menimbulkan kerusakan.
Camat Enggal, M. Supriyadi, menjelaskan bahwa fenomena turunnya kera dari Taman Wisata Hutan Kera sudah terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Ia memperkirakan hewan-hewan itu keluar dari habitatnya untuk mencari makanan tambahan yang sulit ditemukan di wilayah asal mereka.
Pihak kecamatan berencana berkoordinasi dengan pengelola Taman Wisata Hutan Kera untuk memastikan ketersediaan pakan agar populasi primata ini tidak sering memasuki pemukiman warga. Masyarakat juga diminta tidak memancing interaksi dengan memberikan makanan langsung pada hewan tersebut. (*)












