Cuaca Ekstrem Picu Ratusan Pohon Tumbang di Bandar Lampung, BPBD Siaga 24 Jam

PORTALBERITALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Dampak cuaca ekstrem yang melanda awal tahun 2026 membuat jumlah kejadian pohon tumbang di Kota Bandar Lampung meningkat signifikan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026 terjadi sebanyak 357 kasus pohon tumbang di berbagai wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Syahputra, menyampaikan bahwa tingginya angka tersebut dipicu oleh hujan deras yang disertai angin kencang.

“Bulan Februari 2025 menjadi yang tertinggi dengan 91 kejadian pohon tumbang, sedangkan yang terendah terjadi pada Juli 2025 dengan 11 kejadian,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Memasuki tahun 2026, tren peningkatan kembali terlihat. Pada Januari 2026, jumlah kejadian pohon tumbang mencapai 45 kasus, meningkat dibandingkan Januari 2025 yang mencatat 42 kejadian.

Bahkan, pada awal 2026 saja, petugas BPBD telah melakukan sekitar 50 kali evakuasi pohon tumbang akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.

BPBD juga mengidentifikasi sejumlah titik rawan, terutama di ruas jalan protokol seperti Jalan Wolter Monginsidi serta kawasan sekitar Kantor Dinas Pariwisata Lampung yang banyak ditumbuhi pohon berukuran besar.

Menurut Idham, pengawasan terhadap pohon-pohon besar juga menjadi tanggung jawab instansi terkait, khususnya di bidang lingkungan hidup.

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.

“Personel BPBD siap siaga 24 jam untuk mengantisipasi laporan warga terkait dampak cuaca ekstrem di wilayah Bandar Lampung,” tegasnya.

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengikuti informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta arahan dari instansi terkait, termasuk TNI-Polri.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, warga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan maupun melintas di jalur yang banyak terdapat pohon besar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *