Portal berita lampung.com (SMSI) Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung yang tergabung dalam Kelompok KKN 230 Tematik Dakwah Humanis melaksanakan kegiatan konseling dan motivasi belajar untuk anak-anak di UPTD Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Budi Asih, Kota Bandar Lampung.
Kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan psikologis dan edukatif bagi anak-anak panti, sekaligus menggali persoalan-persoalan yang memengaruhi semangat mereka dalam belajar dan merancang masa depan.
Sesi konseling dilakukan secara individual, di mana setiap mahasiswa mendampingi lima anak untuk berdialog secara terbuka. Topik yang dibahas berkisar pada keresahan mereka tentang pendidikan, hingga keraguan dalam menentukan arah setelah lulus sekolah—antara melanjutkan kuliah atau langsung bekerja.
“Banyak anak-anak yang bingung mau ke mana setelah SMA. Mereka punya semangat, tapi kurang bimbingan dan informasi,” ujar Nur Fauziyah, Koordinator Kelompok KKN 230.
Sebelum sesi konseling dimulai, para mahasiswa juga menggelar sesi motivasi yang bersifat interaktif. Anak-anak diajak menyampaikan impian dan alasan mengapa mereka ingin terus belajar. Salah satu peserta, Rizal, menyebut sosok kakaknya sebagai sumber inspirasi terbesar dalam hidupnya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran keluarga dalam membentuk semangat belajar, bahkan dalam keterbatasan.
Nur Fauziyah berharap, kegiatan seperti ini bisa menjadi program rutin yang dijalankan pihak panti.
“Saya berharap ke depan UPTD PSAA Budi Asih bisa memiliki agenda rutin untuk konseling pendidikan. Ini penting untuk membangun mental dan arah masa depan anak-anak,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN RIL hadir bukan hanya sebagai akademisi, tapi juga sebagai pendamping yang mampu mendengar dan memahami. Pendekatan dakwah humanis ini menjadi bukti bahwa pendidikan tak hanya soal materi dan kurikulum, melainkan juga tentang empati, kehadiran, dan harapan.(Bal).












