PORTALBERITALAMPUNG.COM, LAMPUNG (SMSI) – Satuan Brimob Polda Lampung mengirimkan satu SST personel lengkap dengan kendaraan taktis dan bantuan logistik untuk membantu penanganan darurat bencana di wilayah Sumatera Barat. Pemberangkatan pasukan dilakukan dari Mapolda Lampung pada Rabu (3/1/2025).
Keberangkatan pasukan dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo yang didampingi Pejabat Utama Mabes Polri, Kapolda Lampung, Wakapolda Lampung, Dansat Brimob Polda Lampung, serta jajaran pejabat utama Polda Lampung. Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Polri dalam mendukung penanganan bencana secara terpadu lintas wilayah.
Dalam keterangannya, Wakapolri menjelaskan bahwa Polri tidak hanya mengerahkan kekuatan personel, namun juga mengirimkan bantuan logistik dalam jumlah besar bagi warga terdampak.
“Kita mengirimkan bantuan Sembako, pakaian, air bersih dan makanan lainnya sejumlah 18 truk yang kita berangkatkan menuju ke Sumatera Barat,” kata Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.
Satu SST personel Satbrimob Polda Lampung dipimpin oleh Iptu Fajar Fachrizi sebagai Perwira Pengendali (Padal). Pasukan ini dilengkapi dengan sejumlah kendaraan operasional, di antaranya mobil Raindulap Brimob untuk pembersihan area, truk pengangkut logistik, serta kendaraan tangki air bersih guna membantu kebutuhan dasar masyarakat.

Personel yang ditugaskan merupakan anggota pilihan yang telah mendapatkan pelatihan khusus terkait penanganan bencana, termasuk pengoperasian kendaraan taktis serta kemampuan SAR untuk mendukung kegiatan evakuasi korban dan distribusi bantuan di lokasi terdampak.
Dansat Brimob Polda Lampung menyampaikan bahwa seluruh personel telah siap menjalankan tugas kemanusiaan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.
“Kami memastikan personel yang berangkat dalam kondisi siap, baik secara fisik, perlengkapan, maupun mental. Semoga dukungan ini dapat membantu masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Barat,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kapolda Lampung menegaskan bahwa sinergitas antardaerah menjadi kunci utama dalam percepatan penanganan bencana.
“Musibah adalah persoalan bersama. Kami hadir membawa semangat kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara kita di Sumatera Barat agar segera bangkit,” katanya.
Pengerahan personel dan bantuan logistik ini diharapkan mampu membantu percepatan proses tanggap darurat serta meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Barat. (*)












