PORTALBERITALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung menggelar kegiatan manasik haji terpadu di Masjid Al-Furqon, Selasa (20/3/2026), sebagai upaya memperkuat kesiapan calon jemaah haji.
Kegiatan ini bertujuan membekali jemaah tidak hanya dari sisi ibadah, tetapi juga kesiapan mental sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Dalam pelaksanaannya, para jemaah mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari tata cara ibadah haji, manajemen kesehatan, hingga edukasi mitigasi risiko selama perjalanan. Pembekalan tersebut mencakup seluruh tahapan, mulai dari keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Arab Saudi, hingga proses kepulangan ke tanah air.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Bandar Lampung, Wilson Faisol, menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan haji yang lebih inklusif.
“Kami ingin pelayanan haji semakin inklusif dan ramah, terutama bagi perempuan dan lansia. Pendampingan harus optimal agar jemaah merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bandar Lampung juga memberikan perhatian khusus terhadap jemaah perempuan dan lanjut usia (lansia), yang dinilai sebagai kelompok rentan dan membutuhkan pendampingan lebih intensif.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Musal Badri Kesuma, menjelaskan bahwa jemaah juga diberikan pemahaman mengenai hak-hak mereka selama menjalankan ibadah haji.
“Kami tekankan pentingnya pemahaman hak jemaah, termasuk mekanisme pelaporan serta penanganan jika terjadi kondisi darurat,” jelasnya.
Melalui pembinaan yang komprehensif ini, diharapkan berbagai potensi kendala selama pelaksanaan ibadah haji, seperti jemaah terpisah dari rombongan, kelelahan, hingga gangguan kesehatan, dapat diminimalisir.
Pemerintah berharap para jemaah haji asal Kota Bandar Lampung dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk, serta kembali ke tanah air dalam kondisi sehat. (*)












