PORTALBERITALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) masih melakukan evaluasi terkait rencana pengoperasian kembali angkutan umum, baik bus maupun angkot, yang hingga kini belum berjalan secara resmi, Sabtu (14/2/2026).
Kebijakan ini diambil mengingat masih adanya ratusan armada lama yang beroperasi di lapangan. Meski trayek lama telah dihapus sejak 2024, aktivitas angkot masih berlangsung dengan kisaran 15 hingga 20 rute dan lebih dari 200 unit kendaraan yang melayani mobilitas masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, mengatakan pemerintah daerah saat ini masih menunggu kesiapan armada baru serta penyelesaian regulasi teknis sebagai dasar operasional.
“Kami masih menunggu kesiapan armada baru dan sedang menyusun aturan teknis. Setelah semuanya siap, baru operasional akan dimulai,” ujarnya.
Dishub menegaskan bahwa proses evaluasi tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan masyarakat sebagai pengguna jasa, tetapi juga memperhatikan kondisi para pengemudi angkutan umum.
Hal ini dinilai penting agar kebijakan transportasi yang diterapkan nantinya dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap ke depan angkutan umum dapat kembali menjadi pilihan utama masyarakat dalam beraktivitas, sekaligus membantu mengurangi tingkat kemacetan di wilayah perkotaan.
Sementara itu, sejumlah sopir angkot menyambut positif rencana penataan ulang sistem transportasi tersebut. Namun mereka berharap pemerintah segera memberikan kepastian terkait rute resmi yang akan diberlakukan serta menjamin keberlangsungan penghasilan para pengemudi. (*)












